Pages

Rabu, 01 November 2017

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MANUSIA

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA MANUSIA

Manusia mengalami 2 tahap pertumbuhan dan perkembangan, yaitu prakelahiran dan pascakelahiran. Sebelum dilahirkan, manusia mengalami tahapan embrio. Tahapan ini dilalui oleh manusia di dalam rahim ibunya selama saat kehamilan (gestasi). Setelah dilahirkan, manusia mengalami tahapan-tahapan yang disebut masa balita, masa anak-anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa manula.



Berikut ini adalah uraian tentang tahapan pertumbuhan prakelahiran dan pascakelahiran pada manusia:

1.      Pertumbuhan manusia dalam kandungan
Proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dimulai terjadinya fertilisasi (pembuahan ovum oleh sperma) yang membentuk zigot. Zigot terus membelah membentuk embrio. Pada tahap perkembangan selanjutnya, embrio akan dibungkus oleh berbagai selaput dan terbentuklah plasenta yang berfungsi untuk mendapatkan makanan dari ibunya.

Pertumbuhan dan perkembangan janin dibagi menjadi 3 tahapan yaitu sebagai berikut:
a.       Trimester satu, dimulai dari terbentuknya zigot sampai janin berusia 3 bulan. Pada tahap ini, perkembangan terpusat pada organ otak, jantung dan paru-paru.
b.      Trimester dua, terjadi pada bulan keempat, kelima dan keenam, pertumbuhan terpusat pada anggota tubuh seperti kaki, tangan, dan jari-jari.
c.       Trimester tiga, pertumbuhan telah lengkap. Ukuran tubuh sudah proporsional seperti bayi.

Tahap perkembangan manusia dalam kandungan ibu berlangsung selama kurang lebih 266 hari (38 minggu atau sekitar 9 bulan). Pada saat kehamilan tersebut terdapat beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan janin, antara lain:
a.       Zat makanan
b.      Obat-obatan
c.       Alkohol
d.      Gas-gas yang beredar di dalam plasenta ibu.


2.      Pertumbuhan dan perkembangan manusia setelah kelahiran
Setelah bayi lahir, tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia adalah masa balita dan anak-anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa tua (manula).

a.      Masa balita (0-4 tahun)
Masa balita merupakan awal masa pertumbuhan di luar rahim. Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang sangat cepat. Ketika masih di dalam rahim, pertukaran gas terjadi melalui plasenta. Namun bila setelah bayi berada di luar rahim, paru-paru mulai berfungsi sehingga pertukaran gas terjadi melalui paru-paru.

b.      Masa anak-anak (5-11 tahun)
Masa anak-anak adalah lanjutan dari masa balita. Pada masa ini telah diproduksi hormon seks namun jumlahnya sedikit.

c.       Masa remaja
Masa remaja ditandai dengan adanya masa pancaroba atau masa peralihan, terjadi pada umur 12-16 tahun. Pada masa ini mulai terjadi kematangan seksual. Pada masa remaja mengalami banyak perubahan secara psikis dan fisik.

Ciri-ciri remaja:
1)      Pertumbuhan fisik lebih cepat dibandingkan pada masa anak-anak
2)      Terjadi pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder.
3)      Mulai tertarik dengan lawan jenis.
4)      Emosi meluap-luap.

Tanda-tanda pertumbuhan seksual pada remaja
1)      Ciri-ciri kelamin primer
a)      Pada pria:
-          Mulai matangnya organ-organ kelamin terutama testis
-          Testis dapat menghasilkan sperma dan hormon kelamin pria (testosteron) yang diperlukan untuk perkembangan kelamin sekunder.
b)      Pada wanita
-          Mulai matangnya organ-organ kelamin dengan ditandai tumbuhnya rahim (uterus) dan indung telur (ovarium).
-          Ovarium dapat menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon estrogen serta progesteron.

2)      Ciri-ciri kelamin sekunder
a)      Pada pria:
-          Tumbuh jakun
-          Tumbuh kumis, jambang, dan rambut di sekitar alat kelamin luar
-          Suara menjadi besar
-          Pertambahan berat dan tinggi tubuh.
-          Dada tumbuh menjadi bidang
b)      Pada wanita:
-          Kulit menjadi halus
-          Tumbuh rambut di sekitar alat kelamin luar
-          Tumbuh payudara (kelenjar mamae mulai aktif)
-          Pinggul membesar.

d.      Masa dewasa (21 tahun ke atas)
Perkembangan kedewasaan anak perempuan lebih cepat dibandingkan dengan anak laki-laki. Pada masa dewasa, pertumbuhan fisik sudah maksimal dan telah memiliki kematangan cara berpikir dan emosional sehingga pada usia tersebut telah dianggap mencapai suatu kematangan biologis untuk melestarikan jenisnya, yaitu berkembang biak.

e.       Masa tua (manula)
Pada usia 65 tahun ke atas manusia memasuki masa lanjut usia, yang dikenal dengan manula. Ciri memasuki masa manula, antara lain:
1)      Organ-organ tubuh mulai berkurang kemampuannya.
2)      Kulit tampak keriput.
3)      Gigi mulai tanggal dan tidak tumbuh lagi.
4)      Pigmentasi rambut kepala berkurang dan penglihatan mulai kabur.
5)      Pendengarannya berkurang dan daya tahan tubuh melemah sehingga mudah terserang penyakit.
6)      Pada wanita ditandai dengan menopause, yaitu berhentinya ovarium menghasilkan sel telur sehingga tidak lagi mengalami haid atau menstruasi.
Sumber:http://www.sekolahpendidikan.com/2017/02/pertumbuhan-dan-perkembangan-pada.html

Perbedaan Makhluk hidup dan tak hidup

Perbedaan Makhluk hidup dan tak hidup

Makhluk hidup

Makhluk hidup adalah hal-hal yang masih hidup, seperti yang diisyratkan dari katanya. Hidup bisa berarti beberapa hal: bernapas, tumbuh, bergerak dan bereproduksi. Namun tidak semua karakteristik otomatis akan menentukan apakah objek tersebut hidup atau tidak.
Contoh makhluk hidup adalah: hewan, tumbuhan, serangga, bakteri dan tentu saja, manusia. Semua jenis makhluk hidup membutuhkan energi untuk terus yang ada, hal ini dilakukan melalui beberapa cara atau metode.

Makhluk tak hidup

Sementara makhluk tak hidup adalah kebalikan dari makhluk hidup. Mereka tidak menunjukkan pertumbuhan apapun dan mereka tidak memiliki kehidupan sendiri. Mereka tidak makan, tidur, mereproduksi, dan menanggapi segala bentuk rangsangan. Namun Ada makhluk tak hidup yang dapat tumbuh dalam ukuran. Sebuah contoh akan es terbentuk dari hujan dan salju. Mereka tumbuh dalam ukuran namun mereka tidak hidup.

Perbedaan antara makhluk Hidup dan makhluk tak hidup

Makhluk hidup menunjukkan kehidupan sementara makhluk non-hidup tidak. Makhluk hidup berkembang, memproduksi dan bergerak; makhluk tak hidup tidak. Makhluk hidup membutuhkan energi dan bahkan dapat menghasilkan energi sendiri seperti tanaman, sementara makhluk tak hidup tidak membutuhkan energi karena mereka tidak tumbuh.
Makhluk hidup bergerak, bahkan tanaman memiliki gerakan meskipun hal ini mungkin terbatas. makhluk tak hidup di sisi lain tidak bergerak kecuali dipengaruhi oleh sumber lain. Jika makhluk hidup dapat tumbuh, mereka umumnya benar-benar memiliki kapasitas untuk mati; makhluk tak hidup tidak mati karena mereka tidak memulai dengan hidup.

PERILAKU TERPUJI

PERILAKU TERPUJI


A.    Pengertian Perilaku Terpuji

Perilaku terpuji adalah segala sikap, ucapan dan perbuatan yang baik sesuai ajaran Islam. Kendatipun manusia menilai baik, namun apabila tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka hal itu tetap tidak baik. Sebailiknya, walaupun manusia menilai kurang baik, apabila Islammeyatakan baik, maka hal itu tetap baik.
Kita sebagai umatnya tentunya ingin dapat mengikuti apa yang terjadi tuntutan rasulullah dalam kehidupan sehari-hari sebagai suritauladan manusia.
Orang yang baik akhlaknya tentunya didalam pergaulan sehari-hari akan senantiasa dicintai oleh sesama, dan tentunya mereka kelak dihari kiamat akan masuk surga bersama dengan nabi saw. Sebagaimana beliau bersabda dalam hadisnya yang artinya sebagai berikut:
“Sesungguhnya (orang) yang paling aku cintai diantara kalian dan orang yang paling dekat tempatnya dariku pada hari kiamat adalah oarang yang paling baik budi pekertinya diantara kalian”.
Harta yang banyak, pangkat yang tinggi atau dimilikinya beberapa gelar kesarjanaan tak mampu mengangkat derajat manusia tanpa dimilikinya akhlak terpuji.
Islam hadir dimuka bumi sebenarnya sangat mengedepankan akhlak terpuji, karena Rasulullah saw. sendiri diutus untuk menyempurnakan akhlak sebagaimana sabdanya sebagai berikut:
ุงِู†َّู…ุงَ ุจُุนِุซْุชُ ู„ِุคُุชَู…ِّู…َ ู…َูƒَุฃุฑِู…َ ุงْู„ุฃَุฎْู„ุงَู‚ْ
Artinya:
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak”.


Alangkah indahnya ajaran Islam yang memerintahkan untuk berakhlakul karimah. Jika hidup kita dihiasi dengan ahklak terpuji tentunya akan dicintai oleh Allah awt dan masyarakatnya akan menjadi baik, temteram dan damai.
Sebagian manusia, berbicara tentang akhlak terpuji dalam era globalisassi seperti ini dinilai kuno dan kurang maju. Anggapan ini muncul karena sedah terpengaruh budaya barat yang dinilai maju dan modern. Akhlak terpuji amat penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam pergaulan remaja. Akhmad Syauki Bey (seorang penyair) mangatakan sebagai berikut:
“Sesungguhnya suatu umat akan tetap memiliki nama harum selama uamat tersebut memiliki akhlak yang terpuji. Manakala akhlak terpuji telah lenyap, lenyap pulalah nama harum umat tersebut.

B.     Perilaku Terpuji Terhadap Lingkungan Sosial


Manusia diciptakan Allah swt sebagai makhluk sosial artinya manusia selalu berhubungan dan membutuhkan bantuan orang lain. Oleh karena itu, dalam bergaul dengan orang lain harus diperhatikan norma-norma yang ada sehingga pergaulan antar masyarakat akan berlangsung dengan harmoni. Denagn demikian setiap manusia dituntut untuk berperilaku terpuji dalam hubungan dengan orang lain dilingkungan sosialnya tanpa membedakan status sosialnya, agama, maupun keturunannya. Rasulullah bersabda: “Engkau belum disebut sebagai orang yang beriman kecuali engkau mencintai orang lain sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri”.

Macam-macam perilaku terpuji terhadap sesama dalam masyarakat
1.      Ta’aruf
Dalam pergaulan sehari-hari sering kita dengar ungkapan “tidak kenal maka tidak sayang”. Hal tersebut berlaku untuk apa saja baik itu dalam perdagangan, perumahan, lingkungan masyarakat dan lain-lain. Begitu juga dengan sesama manusia, kalau kita belum kenal mungkin kita punya dzan (sangkaan) yang bermacam-macam. Orang kita sangka baik ternyata belum tentu baik, orang yang kita sangka buruk belum tentu buruk, oleh karena itu supaya tidak punya dzan yang bermacam-macam, sabaiknya kita memperkenalkan diri. Perkenalan bukan hanya dari segi nama saja, tetapi dari berbagai aspek baik itu keluarga, pendidikan, agama, pekrjaan dan lain-lain.
Itulah makna kita saling kenal mengenal yang dalam bahasa arab disebut Ta’aruf. Ta’aruf dapat di artikan saling mengenal, saling mengetahui manusia satu dengan manusia lain. Saling kenal mengenal tersebut harus didasari dengan kemanusiaan, persaudaraan kecintaan serta ketakwaan kepada Allah swt . tanpa membedakan ras, keturunan, warna kulit, pangkat jabatan maupun agama. Dalam ta’aruf perbedaa-perbedaan itu harus kita jauhkan dan di ganti dengan kasih sayang.
Atas kodrat dan irodat Allah, kita lajir didunia yang memiliki berbagai macam perbedaan-perbedaan baik bentuk fisik, warna kulit, rambut, suku bangsa, maupun yang dibentuk oleh manusia itu sendiri seperti kelompok buruh, majikan dan lain-lain. Adanya perdaan itu jangan dijadikan alasan untuk permusuhan dan pertentangan akan tetapi harus dijadikan sarana saling kenal mengenal.
Ajaran tentang persaudaraan dan saling kenal mengenal antar manusia harus dilandasi dengan landasan yang amat luas. Yang dituju disini bukan hanya kaum mukmin, malinkan manusia pada umumnya yang mereka itu seakan-akan satu keluarga dan terbagi menjadi bangsa, kebilah dan keluarga.
Supaya perkenalan menjadi persaudaraan semakin erat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan kita kerjakan, yaitu sebagai berikut:
a.       Jaga persatuan dan kesatuan, karena pada dasarnya setiap muslim itu adalah saudara.
b.      Sebarkan salam, beri makan dan sambung tali persaudaraan.
c.       Segala urusan dimusyawarahkan
d.      Lemah lembut dan berseri-seri.

2.      Tafahum
Tafahum artinya saling memahami keadaan seseorang, baik sifat watak maupun latar belakang seseorang.

3.      Jujur
Allah meminta kapada manusia dalam membina kehidupan ini supaya berlaku benar dan jujur, karena kebenaran dan kejujuran merupakan hal yang pokok dalam kehidupan manusia. Akan tetapi sebaliknya, apabila manusia melalaikan hal yang pokok ini, maka kehancuran dan kekacauan yang akan menimpa manusia. Oleh karenanya berpegang teguh pada kejujuran dan kebenaran dalam segala hal merupakan faktor yang penting dalam membina akhlak bagi orang-orang muslim.
Benar atau jujur artinya sesuainya sesuatu dengan kenyataan yang sesungguhnya, tidak saja berupa perkataan tetapi juga perbuatan. Dalam bahasa arab benar atau jujur disebut sidiq (ash shidqu). Benar atau jujur perkataan artinya mengatakan sesuatu keadaanya yang sebenarnya, tidak mengada-ngada dan tidak pula menyembunyikan. Akan tetapi, apabila yang disembunyikan itu suatu rahasia atau menjaga nama baik seseorang, maka itu diperbolehkan. Benar atau jujur dalam perbuatan ialah melaksanakan suatu pekerjaan sesuai dengan aturan atau oetunjuk agama. Apabila menurut agama itu diperbolehkan, maka itu benar, dan apabila perbuatan itu menurut agama dilarang, berarti perbuatan itu tidak benar.
Benar atau jujur pada diri sendiri berarti kita harus bersungguh-sungguh untuk meningkatkan kemampuan dan tujuan hidup kita untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi orang lain, yaitu kita memperlihatkan diri kita yang sebenarnya, tangpa dibuat-buat, bersih dan lurus. Benar atau juur kepada orang lain tidak hanya sekedar berbuat dan berkata yang benar, akan tetapi harus berusaha memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. Sebagaimana disabdakan rasulullah yang artinya: “sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.” Disamping memberikan manfaat kepada orang lain rasulullah juga mencontohkan kepeduliannya terhadap orang lain.
Jujur adalah kata yang mudah umtuk diucapkan, akan tetapi berat dalam pelaksanaannya. Kejujuran memancarkan kewibawaan, karena orang yang berlaku jujur dapat menepiskan segala prasangka buruk, dia berni karena benar.

4.      Adil
Adil menurut istilah agama adalah sama dalam segala urusan dan menjalankan sesuai dengan ketentuan agama. Dengan kata lain, adil adalah mengerjakan yang benar dan menjauhkan yang batil.
Adil adalah jalan bagi seseorang untuk menuju kepada ketakwaan. Apabila didalam pergaulan hidup ini masing-masing pihak berbuat sesuai dengan pekerjaannya, maka diharapkan akan terwujud ketenteraman dan kedamaian didalam masyarakat. Salah satu sifat yang ahrus dimiliki setiap orang untuk dapat menegakkan kebenaran adalah sifat adil.
Didalam Al-Quran dijelaskan bahwa bersikap adil tidak pilih-pilih, kepada golongan yang kita bencipun kita haarus tetap berlaku adil. Dengan berbuat adil, maka akan mendekatkan kita kepada sifat takwa. Firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Maidah:8 yang artinya:


“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. berlaku adillah, Karena adil itu lebih dekat kepada takwa. dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”    (Q.S. Al-Maidah:8)

5.      Amanah

Secara bahasa, amanah adalah kepercayaan, kesetiaan atau ketulusan hati. Berdasarkan istilah, amanah adalah sesuatu yang dititipkan kepada pihak lain sehingga menimbulkan rasa aman bagi pemberinya, dan sebaliknya, pihak penerima memelihara amanah dengan baik.

Dibawah ini akan disampaikan tiga amanah Allah yang pokok kepada manusia, yaitu sebagai berikut:
1)      Amanah ilmu pengetahuan, yang diberikan kepada manusia yang berpredikat ulama, kaum cerdik pandai dan para sarjana.. mereka ini bertanggungjawab untuk memelihara ilmu, menyiarkannya serta mengembangkannya.
2)      Amanah kekuasaan, yang diberikan kepada mereka yang memegang kekuasaan, yaitu para pemimpin, tokoh masyarakat. Kekuasaan yang ada pada mereka itu merupakan amaliah Allah yang harus dilaksanakan sesuai dengan norma-norma yang telah ditentukan oleh Allah.
3)      Amanah harta, amanah ini dilimpahkan Allah kepada mereka hartawan, usahawan, produsen, supaya dapat mengursnya dengan baik sesuaid engan garis-garis yang telah ditentukan oleh Allah  dan Rasul-Nya.

Oleh karena itu amanah itu hendaknya diberikan kepada orang yang mampu melaksanakannya. Begitu juga orang yang menerima amanah harus menyadari, bahwa amanah yang diterimanya itu harus dapat dipertanggungjawabkan kepada yang memberi amanah dan kepada Allah SWT.

6.      Tasamuh
Tasamuh dapat diartikan sebagai lapang dada, yaitu sikap tidak terburu-buru menerima atau menolak saran atau pendapat orang lain, sekalipun hal tersebut menyangkut pada masalah agama, akan tetapi dipikirkan dalam-dalam dipertimbangkan masak-masak baru menetapkan sikap.
7.      Toleransi
Secara bahasa toleransi artinya bersabar, menahan diri dan membiarkan. Toleransi menghendaki agar kerukunan hidup diantara manusia yang bermacam-macam paham, keyakinan dapat terhindar dari sifat-sifat kaku, bahkan menjurus pada sikap-sikap permusuhan.
Pada dasarnya, tujuan utama dalam toleransi adalah terciptanya kerukunan hidup antar manusia, dan dalam agama Islam juga diajarkan bahkan merupakan sesuatu ajaran yang sangat prinsip diantara ajaran-ajaran yang lain. Tuuan yang demikian ini merupakan tujuan utama dari agama Islam dimuka bumi ini dan sesuai pula dengan kata “Islam” yang berarti “damai” yaitu damai dengan sesama umat manusia.

8.      Ta’awun
Ta’awun artinya tolong menolong. Manusia tidak dapat berbuat banyak kalau seorangdiri, apalagi untuk kepentingan orang banyak. Karena manusia tidak dapat hidup sendiri maka manusia memerlukan bantuan atau pertolongan orang lain, bahkan harus mengikat kerjasama dengan orang lain.

Dampak positif ta’awun dan tasamuh
a.       Terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.
b.      Tercapai ketentraman batin hidup bersama masyarakat.
c.       Terjalinnya hubungan batin yang mesra antara sesama manusia.
d.      Terwujudnya kesatuan dan persatuan.

C.    Perilaku Terpuji Terhadap Sesama

1.      Akhlak terpuji terhadap orang lemah
Dalam menghadapi kehidupan didunia ini, Allah telah memberikan kepada semua manusia antara lain berupa panca indera, akal dan sebagainya. Namun, diantara manusia ada yang tidak dapat memanfaatkan karunia dari Allah dengan sempurna karena beberapa sebab. Ada yang disebabkan karena lanjut usia, karena cacat, lumpuh dan sebagainya.
Kita tentu sangat beruntung dibandingkan dengan mereka, kita dapat membeyangkan, bagaimana caranya mereka menghadapi kehidupan ini. Kalau mereka masih mempunyai sanak keluarga yang mampu, mereka dapat membantu menghidupi keperluan hidupnya. Tetapi, bagi mereka yang sudah tidak mempunyai sanak keluarga yang mampu, anggota masyarakat seluruhnyalah yang menjadi harapannya. Untuk itu, umat Islam berkewajiban mengeluarkan sebagian dari haratanya sebagai zakat untuk mencukupi keperluan hidup mereka. Adapun bagi orang Islam yang mempunyai sedikit kelebihan dari keperluan hidupnya sehari-hari dapat membantunya dengan sedikit sesuai dengan kemampuannya.

2.      Akhlak terhadap tetangga
Tetangga adalah orang yang terdekat dengan kita. Dekat bukan karena pertalian saudara ataupun pertalian darah, bahkan mungkin tidak seagama dengan kita.

3.      Akhlak terhadap orang yang berbeda agama
Agama Islam adalah agama perdamaian, artinya Islam melarang umatnya mencari lawan, karena mencari lawan merupakan perbuatan yang tertcela yang dilarang agama. Dalam hal ini keyakinan kita harus berbeda, tetapi dalam kemasyarakatan kita harus bersatu untuk menjaga kerukunan bersama.

D.    Akhlak Terpuji Kepada Allah


a.      Pengertian Akhlak Terpuji Kepada Allah

Akhlak terpuji disebut juga akhlak mahmudah. Islam mengjarkan , berakhlak terpuji tidak hanya berhubungan dengan sesama manusia, tetapi juga terhadap Allah SWT. sebagai Zat Yang Maha Pencipta. Akhlak terpuji kepada Allah adalah suatu sikap atau perilaku terpuji yang hanya ditujukan kepada Allah SWT. sebagai hamba ciptaan Allah kita wajib berperilaku terpuji kepada Allah. Hal ini wujud rasa terima kasih atau bersyukur kepada Allah yang telah menciptakan manusia dengan segala kelengkapan dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.



b.      Macam-macam Akhlak Terpuji Kepada Allah

1.      Ikhlas
Ikhlas adalah melakukan atau mengerjakan sesuatu pekerjaan semata-mata hanya karena Allah SWT.. Orang yang berbuat ikhlas tidak mengharapkan balas jasa atau pujian dari orang lain kecuali hanya mengharap rida dari Allah SWT.. Orang yang beramal secara ikhlas disebut mukhlis.
Dampak positif dari perbuatan ikhlas adalah sebagai berikut:
1)      Memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.
2)      Memperoleh kepuasan batin karena merasa bahwa kebaikan yang dilakukan sesuai dengan perintah Allah SWT.
3)      Merasa lebih dekat dengan Allah,karena amalnya diterima oleh Allah SWT.

Ada beberapa upaya untuk membiasakan sifat ikhlas antara lain:
1)      Melatih diri untuk beramal baik saat tidak dilihat oleh orang lain.
2)      Tidak merasa kecewa apabila perbuatan baiknya diremehkan orang lain.
3)      Melatih diri agar tidak merasa bangga jika perbuatan baiknya dipuji orang.
4)      Tidak suka memuji perbuatan baik yang dilakukan seseorang karena hal itu dapat mendorong pelakunya menjadi riya.

2.      Taat
Taat menurut bahasa berarti tunduk, patuh, dan setia. Adapun taat dalam berakhlak terpuji kepada Allah ialah tunduk, patuh, dan setia kepada Allah SWT dan Rasul-nya baik dalam bentuk pelaksanaan perintah maupun meninggalkan larangannya.
Orang yang taat kepada Allah dan Rasulnya tentu akan memperoleh dampak positif dari dirinya, antara lain sebagai berikut:
1)      Memperoleh rida dari Allah SWT, karena mampu menaati perintah-nya dan menjauhi larangan-nya.
2)      Memperoleh kepuasan batin karena telah mampu melaksanakan salah satu kewajibannya kepada Allah dan Rasul-nya.
3)      Memperoleh kemenangan dan keberuntungan yang besar sesuai firman Allah SWT dalam Q,S, An-nisa: 13 yang artinya:

Artinya:
“Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah kemenangan yang besar”.
(Q,S, An-nisa: 13 )
Sumber:http://pendidikandiri.blogspot.co.id/2012/02/perilaku-terpuji.html

Sifat-Sifat Wajib Allah SWT

Sifat-Sifat Wajib Allah SWT

Sifat-Sifat Wajib Allah SWT Beserta Artinya| Hai teman-teman..kali ini kita akan membahas sifat-sifat wajib bagi Allah SWT yang terdiri atas pengertian/artinya dan dalil dari macam-macam sifat wajib bagi Allah SWT. Sebelum membahas tentang Macam-macam sifat wajib bagi Allah SWT, teman-teman perlu mengetahui pengertian atau arti sifat wajib bagi Allah SWT.  

Sifat wajib bagi Allah SWT adalah sifat yang wajib ada pada Allah SWT dan sifat yang pasti ada pada Allah SWT tidak mungkin tidak ada. Teman-teman khususnya muslim dan muslimah wajib mempercayai sifat-sifat wajib Allah SWT. Sifat-sifat Allah SWT disajikan dengan pengertian/artinya dan dalilnya. Sifat-sifat wajib Allah SWT sebagai berikut.
Sifat-Sifat Wajib Allah SWT 
Sifat-sifat wajib Allah SWT terdapat 20 sifat, antara lain sebagai berikut..
1. Wujud 

Allah SWT. bersifat wujud artinya ada. Seandainya Allah SWT. itu tidak ada tentu alam ini pun tidak ada, sebab Allah-lah yang menjadikan alam seisinya. 
Contohnya 
Rumah atau gedung, meja, kursi, dan lemari pasti ada yang membuat, yaitu tukang kayu. Demikian pula bumi, langit, matahari, bintang, dan bulan pasti ada yang menciptakannya, tidak mungkin dengan sendirinya. Penciptanya adalah Allah SWT.

      Artinya :
      Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tidak ada tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Allah, Dialah yang mahaperkasa lagi mahabijaksana. (Q.S. Alim Imran. 62).

      Demikian juga firman Allah SWT. berikut.

          Artinya :
          Dan Tuhanmu adalah tuhan yang maha esa, tidak ada tuhan melainkan Dia, yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang (Q.S. Al-Baqarah:163)

          2. Kidam 
          Allah bersifat kidam artinya dahulu. Adanya Allah SWT. pasti tidak berpermulaan, dan tidak berkesudahan. Sebagaimana firman Allah SWT. berikut..

              Artinya : 
              Dialah yang awal dan yang akhir dan yang zahir dan yang batin dan Dia maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Hadid: 3) 

              3. Baka
              Allah SWT bersifat baka artinya kekal. Dia tidak akan mati. Allah SWT tidak akan binasa atau rusak. Jika Allah SWT binasa, tentu alam yang dijadikan-Nya tida kekal. Apa saja yang tidak kekal tentu akan binasa atau rusak. 

              Sebagai firman Allah SWT. berikut..

              Artinya : 
              Semua yang ada di bumi ini akan binasa (rusak). Dan akan tetap kekal zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (Q.S. Ar-Rahman: 26-27)

              4. Mukhalafau Lilhawadisi
              Allah SWT. itu bersifat mukhlafau lilhawadisi, artinya berbeda dengan makhluk. Allah SWT esa dalam zat-Nya dan perbuatannya-Nya, bahkan dalam segala-galanya. 

              Sebagai firman Allah SWT. berikut...

              Artinya : 
              (Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serua dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S. Asy-Syura:11)

              5. Qiyamuhu Binafsihi
              Allah SWT. bersifat qiyamuhu binafsihi artinya berdiri sendiri. Allah SWT. tidak memerlukan bantuan dari kekuatan lain dalam menciptakan dan memelihara alam semesta. Apabila Allah SWT. memerlukan kekuatan atau bantuan lain berarti Allah SWT lemah. Hal yang seperti mustahil terjadi pada Allah SWT. 

              Sebagai firman Allah SWT. berikut..


              Artinya : 
              Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yang maha hidup kekal dan senantiasa berdiri sendiri (Q.S. Ali Imran: 2)

              6. Wahdaniyat
              Allah SWT. bersifat wahyaniyat, artinya Maha Esa. Mustahil  bagi Allah SWT bersifat ta'dud artinya terbilang, dua, tiga, atau lebih. Bayangkan dengan adanya bulan dan bintang yang gemerlapan, matahari yang bersinar terang, indahnya panaroma, aingin sepoi-sepoi, semua itu menunjukkan keagungan dan keesaan Allah SWT. Seandainya Allah SWT. itu lebih dari satu pasti timbul perebutan kekuasaan dan aturan-aturan yang berbeda. Antara Tuhan yang satu akan menyaingi Tuhan lainnya, serta akan terjadi perpecahan yang mengakibatkan kehancuran karena perebutan kekuasaan itu.

              Sebagai firman Allah SWT. berikut...

              Artinya : 
              Katakanlah : Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. (Q.S. Al-Ikhlas: 1 )
              Advertisement
              7. Kodrat
              Allah SWT. bersifat kodrat, artinya kuasa atau mempunyai kekuasaan. Allah SWT, berkuasa mencipta, kuasa memelihara dan mengatur, serta kuasa menghancurkan tanpa pertolongan kekuatan lain. 
              Kekuasaan Allah SWT. tidak hanya dalam hal membuat atau menciptakan saja, tetapi juga berkuasa menghancurkan atau merusak. Dalam hal melaksanakan kekuasaan-Nya itu tidak ada yang dapat memaksa, melarang, dan menghalang-halangi. Tidak ada kekuasaan di dunia ini yang menyamai kekuasaan Allah SWT, sebab Dia Mahakuasa atas segala sesuatu yang ada di dunia ini.

              Sebagaimana firman Allah SWT. berikut..
              Artinya : 
              Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu (Q.S. Al-Baqarah: 20)

              Sebagai firman Allah SWT. berikut
              Artinya :
              Mahasuci Allah yang ditangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. (Q.S. Al-Mulk: 1)
              8. Iradat
              Allah SWT. bersifat iradat, artinya berkehendak. Apabila Allah SWT. menghendaki sesuatu cukup mengatakan  "Jadilah", terjadilah makhluk yang dikehendaki Allah SWT itu. Dengan sifat itulah, Allah SWT menentukan segala sesuatu yang dikehendaki baik waktu, tempat dan segalanya untuk diwujudkan atau ditiadakan. 

              Sebagaimana firman Allah SWT. berikut..
              Artinya : 
              Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah!" maka jadilah ia (Q.S. Yasin: 82)

              9. Ilmu
              Allah SWT bersifat ilmu, artinya mengetahui. Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, baik yang konkret (nyata) maupun abstrak (gaib) yang tidak tampak (tersembunyi). Semua itu tidak lepas dari pengamatan Allah SWT. Karena itu tidak ada perbuatan manusia yang tidak diketahui oleh Allah SWT. baik di tempat yang ramai maupun yang tesembunyi, apa yang sudah terjadi, yang sedang terjadi, maupun yang akan terjadi. 

              Sebagaimana firman Allah SWT. berikut...

              Artinya :
              Dan Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Hujurat: 16). 

              10. Hayat
              Allah SWT. bersifat hayat yang berarti hidup. Allah SWT. hidup dengan sendiri-Nya, tidak ada yang menghidupkan. Mustahil kalau ada yang menghidupkan, hidup Allah SWT berlainan dengan hidup makhluk yang diciptakannya-Nya. Kalau Allah itu tidak hidup, tentu tidak mempunyai kekuasaan kepada makhluk yang dihidupkan-Nya

              Sebagaimana firman Allah SWT. berikut.. 
              Artinya : 
              Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya) tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi (Q.S. Al-Baqarah: 255).

              11. Sama'
              Allah SWT bersifat sama' artinya mendengar. Suara apa pun yang ada di alam ini, baik suara yang keras maupun yang lembut, semua didengar oleh Allah SWT. Mendengar niat manusia untuk melakukan perbuatan yang terpuji maupun perbuatan yang tercela, doa manusia yang keras maupun doa dalam hati.
              Artinya : 
              Katakanlah, "Mengapa kamu menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudarat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?." Dan Allah-lah Yang Maha Pendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al-Ma'idah: 76)

              12. Basar
              Allah SWT bersifat basar artinya melihat. Allah SWT melihat apa saja, baik berada di tempat gelap maupun di tempat yang terang. Allah SWT yang mengatur dan menjalankan benda alam seperti bumi, matahari, bulan, bintang-bintang, planet-planet dan sebagainya. Allah SWT yang mengawasi dan menjalankan benda-benda tersebut sehingga dapat berjalan dengan rapi dan teratur serta tidak pernah berbenturan satu sama lain. Semua itu menjadi bukti bahwa Allah SWT. Maha mengetahui.

              Sebagaimana firman Allah SWT. berikut...
              Artinya :
              Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka ?. Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu. (Q.S. Al-Mulk: 19).

              13. Kalam 
              Allah SWT. bersifat kalam artinya berfirman. Firman (kata-kata) Allah tidak sama dengan kata-kata makhluk yang diciptakan-Nya. Firman Allah SWT diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw dengan perantara Malaikat Jibril.

              Sebagaimana firman Allah SWT. berikut..


              Artinya :
              Dan Allah telah berbicara kepada Musa secara langsung. (Q.S. An-Nisa' : 164)

              14. Kaunuhu Qadirun
              Kaunuhu qadirun adalah keadaan Allah Ta'ala yang maha berkuasa mengadakan dan meniadakan

              Dalilnya :
              "Sesungguhnya Allah maha berkuasa atas segala sesuatu (Q.S. Al-Baqarah: 20)"

              15. Kaunuhu Muridun
              Kaunuhu muridun adalah Allah Ta'ala yang menghendaki dan menentukan tiap-tiap sesuatu, ia berkehendak atas nasib dan takdir manusia.

              Dalilnya :
              "Sesungguhnya tuhanmu maha apa yang dia kehendaki (Q.S. Hud: 107)"

              16. Kaunuhu Alimun
              Kaunuhu alimun adalah Allah Ta'ala yang mengetahui setiap sesuatu, baik yang telah terjadi maupun belum terjadi, Allah SWT juga mengetahui isi hati dan pikiran manusia.

              Dalilnya :
              "Dan Allah maha mengetahui sesuatu (Q.S. An Nisa' : 176)

              17. Kaunuhu Hayyun
              Kaunuhu Hayyun adalah Allah SWT tidak akan pernah mati, tidak akan pernah tidur ataupun lengah.

              Dalilnya :
              "Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup kekal dan yang tidak mati"

              18. Kaunuhu Sami'un 
              Kaunuhu sami'un adalah Sifat Allah SWT yang mendengar artinya Allah SWT selalu mendengar apa yang dibicarakan hambanya, pemintaan atau doa hambanya.

              Dalilnya :
              "Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui (Q.S. Al-Baqarah: 256)

              19. Kaunuhu Basirun
              Kaunuhu basirun adalah sifat Allah SWT yang melihat setiap maujudat (benda yang ada). Allah SWT selalu melihat gerak-gerik kita. sehingga kita harus selalu berbuat baik.

              Dalilnya :
              " Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan (Q.S.

              20. Kaunuhu Mutakallimun
              Kaunuhu mutakallimun adalah sifat Allah SWT berkata-kata, artinya Allah tidak bisu, ia berbicara atau berfirman melalui ayat-ayat Al-Qur'an.
              Sumber:http://www.artikelsiana.com/2014/12/sifat-sifat-wajib-allah-swt-artinya-dalil-ayat.html#

              Mengenal Aktivitas Gerak Berirama

              Mengenal Aktivitas Gerak Berirama


              Senam irama atau disebut juga aktivitas gerak berirama adalah gerakan senam yang dilakukan dalam irama musik, atau pembelajaran bebas yang dilakukan secara berirama. Aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tidak menggunakan alat. Alat yang sering digunakan adalah gada, simpai, tongkat, bola, pita, topi dan lain-lain sebagainya. Secara prinsip antara senam biasa dengan senam irama tidak ada perbedaan, hanya saja pada senam irama ditambahkan irama (ritme). Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah: irama, kelentukan tubuh dan kontinuitas gerakan.
              Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya senam ini bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Senam yang diperkenalkan pertama kali adalah senam sistem Jerman. Pada tahun 1916, sistem itu digantikan sistem Swedia (yang menekankan pada gerak). Sistem ini dibawa dan diperkenalkan oleh seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda bernama Dr. H.F. Minkema.

              Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan di lingkungan masyarakat diganti oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai.

              Senam irama termasuk kedalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (1) Mudah diikuti, (2) Tidak membutuhkan biaya yang mahal, (3) Diiringi musik atau nyanyian, (4) Melibatkan banyak peserta, dan (5) Bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

              Kita perlu menguasai teknik gerakan pada senam irama agar mencapai gerakan yang serasi dan bermanfaat bagi jasmani dan rohani. Hal ini sesuai dengan tujuan senam yaitu membentuk keindahan tubuh, kebugaran dan kekuatan. Ada tiga hal yang harus ditekankan pada senam irama, yaitu : Ketepatan musik/irama, Kelentukan (fleksibilitas), Kontinuitas gerakan. Pada dasarnya irama telah dikenal oleh mahasiswa semasa di Sekolah Menengah Pertama maupun di sekolah Menengah Atas, misalnya irama: 2/3, 3/4, 4/4 dan sebagainya.

              Kelentukan tubuh dalam gerakan (flexibilitas).
              Prinsip kelentukan dalam gerakan akan diperoleh berkat latihan yang tekun dan akan makan waktu yang cukup lama.

              Kontinuitas Gerakan
              Kontinuitas gerakan akan diperoleh dari rangkaian gerak-gerak senam yang telah disusun dalam bentuk rangkaian yang siap ditampilkan. Ini membutuhkan latihan yang tekun dan cukup lama. Maka demi terciptanya keserasian dalam gerak irama harus dikuasai secara matang. Sebelum menginjak pada latihan dengan alat seperti pita, bola, gada, tali dan simpai, terlebih dahulu harus mengenal dan menguasai latihan dasar yaitu: macam-maam langkah, ayunan lengan dan sikap tubuh/posisi tubuh di dalam melakukan latihan.

              A.  Macam-Macam Langkah
              Langkah Biasa (Loopas)
              Berdiri dengan sikap tegak. Langkahkan kaki kiri dan kedua lengan di samping badan. Melangkahkan kaki kanan dan jatuhkan pada tumit, dilanjutkan melangkah dengan kaki kiri secara bergantian. Pada gerakan melangkah biasa harus diperhatikan faktor-faktor sebagai berikut.
              1. Kaki mengeper pada sendi lutut
              2. Gerakan dilakukan dengan rileks
              3. Gerakan disesuaikan dengan irama
              Gunakan irama 2/4 (dd), 3/4 (ddd), 4/4 (dddd) diambil sikap tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan lepas di samping badan. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kanan ke depan dengan meletakkan tumit di depan telapak kaki kiri lalu baru ujung jari kaki yang terakhir. Bilangan “dua” ganti langkah kaki kiri. Ingat, di dalam melangkah lutut harus mengeper, tumit harus dijatuhkan.

              Langkah Rapat
              Berdiri dengan sikap tegak. Langkahkan kaki kanan di depan kaki kiri.  Kemudian, melangkahkan kaki kiri di depan kaki kanan, dilanjutkan kedua kaki rapat. Langkah kaki rapat dilakukan dengan hitungan 1 kanan, hitungan 2 kiri, dan hitungan 3 rapat. Secara prinsip, sikap langkah jatuh pada tumit dengan ketentuan sebagai berikut.
              1. Gerakan kaki mengeper pada lutut
              2. Dilakukan dengan rileks dan luwes
              3. Gerakan disesuaikan dengan irama
              Sikap tegak langkah kaki kiri. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kiri ke depan. Bilangan “dua” kaki kanan melangkah dan letakkan telapak-telapak kaki kanan sejajar dengan telapak kaki kiri, lutut mengeper. Berikutnya ganti kaki kanan melangkah, kiri rapat, ngeper. Lebih tepat gunakan irama 3/4 (ddd) dan 4/4 (dddd).

              Langkah Keseimbangan (Ballanspas)
              Berdiri dengan sikap tegak. Hitungan satu, melangkahkan kaki kiri ke depan. Hitungan dua, kaki kanan menyusul melangkah ke depan. Sebelum kaki kanan menapak (tumit masih terangkat) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan mundur merapat. Secara prinsip, langkah ini dilakukan sebagai berikut:
              1. Tidak ada saat berhenti
              2. Dilakukan dengan gerakan kaki mengeper
              3. Lebih tepat gunakan irama 3/4 atau 4/4
              Sikap tegak langkah kaki kiri. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kiri ke depan. Pada bilangan “dua” kaki kanan menyusul dan sebelum kaki kanan menapak (masih angkat tumit) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan menapak (masih angkat tumit) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan mundur merapat tetapi tidak ada saat berhenti. Irama 3/4 (ddd) dan 4/4 (dddd).

              Langkah depan (Galoppas)
              Sikap tegak anjur kiri. Pada hitungan 1, silangkan kaki kiri di muka kaki kanan. Kraissprong dapat pula dilakukan ke belakang. Langkah silang ini dilakukan dengan irama 2/4.

              Untuk memudahkan belajar galoppas ini langkah bijtrekpas sampai lancer baru ke galoppas yang sebenarnya. Sikap tegak kaki kanan. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kanan. Bilangan “dua” kaki kiri menyusul dan bersama-sama kaki kanan melangkah lagi (satu-hep-dua). Selanjutnya langkahkan kaki kiri disusul langkah kaki kanan, kemudian langkah kaki kiri lagi. Irama 3/4 (ddd) atau 4/4 (dddd).

              Langkah tiga (wallpas)
              Harus menggunakan irama 3/4 (ddd). Sikap tegak langkah kaki kanan. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kanan lebar ke depan (selebar langkah normal). Bilangan “dua” langkahkan kaki setengah langkah dan angkat tumit. Bilangan “tiga” langkahkan kaki kanan setengah langkah dan angkat, selanjutnya ganti mulai kiri. Koreksi: lutut jangan ditekuk, pandangan ke depan.

              Langkah silang (kruispas)
              Sikap tegak anjur kiri. Pada bilangan “satu” silangkan  kaki kiri di muka kaki depan. Bilangan “dua” kaki kanan langkah ke samping kanan. Kruipas: dapat mengambil sikap tegak langkah. Irama 2/4 (dd).

              Langkah samping (zijpas)
              Sikap tegak langkah kaki kanan. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kanan ke samping kanan. Bilangan “dua” langkahkan kaki kiri rapatkan kaki kanan (langkah rapat-samping rapat). Irama 2/4 (dd).

              Langkah ganti (wisselpas)
              Sikap tegak langkah kaki kanan. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kanan ke depan. Bilangan “dua” tepat saat mengucapkan “du” putar kaki kiri dan bersama-sama dengan “a” letakkan kaki kiri dan langkahkan kaki kanan ke depan dengan cepat. Langkah berikutnya mulai dengan kaki kiri. Irama 4/4 (dddd) atau 2/4 (dd).

              Langkah lingkar (huppelpas)
              Sikap tegak langkah kaki kiri. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kiri ke depan. Bilangan “dua” angkat kaki kanan hingga sikap paha kurang lebih 90ยบ (kiri-kanan-kanan-kiri). Irama 4/4 (dddd) atau 2/4 (dd)

              Langkah pantul (kaatspas)
              Sikap tegak langkah kaki kiri. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kiri ke depan, kaki kanan angkat. Bilangan “dua” (langkah) letakkan kaki kanan ke tempat semula, angkat kaki kiri. Latihan mulai dari kaki kanan pula. Langkah pantul ini bisa dikerjakan, ke samping dan samping ke samping silang. Sikap: tegak langkah kaki kiri. Pada bilangan “satu” langkahkan kaki kanan ke samping kanan kaki kiri. Angkat. Irama 4/4.
              Variasi I: muka-belakang-kiri-kanan.
              Variasi II: muka-belakang-samping-silang.

              Langkah silang lingkar (schaatsenrijderpas)
              Sikap tegak langkahkan kaki kiri. Pada bilangan “satu” angkat kaki kiri, tekuk pada paha silangkan paha kiri di depan kaki kanan. Bilangan “dua” letakkan kaki kiri. Bilangan “tiga” dan “empat” ganti kaki kanan. Irama 2/4, 4/4.

              Langkah putar silang (draipas)
              Sikap langkah kaki kiri. Pada bilangan “satu”angkat dan langkahkan kaki kiri ke samping kiri. Bilangan “dua”putar badan 180° ke kiri dan lanhkahkan kaki kanan, hingga menghadap ke arah sebaliknya. Bilangan “tiga”putaran dilanjutkan, angkat kaki kiri dengan putaran melalui belakang kaki kiri diletakan di samping kaki kanan kembali ke hadap semula. Jika mulai dengan tegak anjur, maka pada bilangan “satu” kaki kiri tinggal memegang mengangkat pada “sa” dan diletakan lagi pada “tu” (angkat – putar – samping – belakang ).

              Latihan Tubuh Dengan Sikap Berdiri
              1. Sikap permulaan tegak langkah kaki kiri kedua lengan di samping badan. Bilagan “1” langkahkan kaki kiri ke samping kiri kedua lengan lurus ke atas. Bilangan “2” liukkan badan ke samping kanan dengan memindahkan berat badan ke samping kanan dengan memindahkan berat badan ke kiri. Kaki kanan lurus, kaki kiri ditekuk. Bilangan “3”tegak kembali. Bilangan “4” kaki kiri rapat, kedua lengan kembali ke samping badan Irama 4/ 4 atau 2/ 4.
              2. Sikap permulaan tegak langkah kaki kiri kedua lengan lurus ke depan. Bilangan “1” putar lengan kanan ke samping kanan badan, langkahkan kaki kanan ke belakang. Bilangan “23” liukkan badan ke samping kiri, lengan kanan di samping atas kepala. Bilangan “3” badan tegakkan, lengan kanan ayunkan kembali ke depan pada bilangan “4”. Irama 4/ 4.
              3. Sikap permulaan tegak anjur kaki kiri kedua lengan ke samping kanan. Bilangan “1” dan “2” putar kedua lengan ke muka badan satu setengah lingkaran berakhir pada bilangan “2” di sebelah kiri dan kaki kanan di angkat lurus ke samping. Bilangan “3” dan “4” putar kembali kea rah kebalikan. Irama 4/ 4.
              4. Sikap permulaan tegak langkah kaki kiri kedua lengan dengan meluruskan ke depan. Bilangan “1” ayun lengan ke belakang. Bilangan “2” ayun kembali ke depan. Bilangan “3” dan “4” putar kedua lengan melalui bawah di samping badan. Bilangan “5”,”6”,”7”,”8”, latihan yang sama dengan arah kebalikan . ingat, lutut selalu mengeper.
              5. Sikap permulaan anjur kaki kiri, ke samping kiri kedua lengan rentangkan.. Bilangan “1” ayun kedua lengan silang dimuka badan. Bilangan “2” ayun lengan kembali. Bilangan “3” ayun kedua lengan silang ke belakang badan. Bilangan “4” ayun lengan kembali. Ingat pindahkan berat badan. Bilangan “5”,”6” ulang “1”,”2” bilangan “1”,”2” bilangan “7”,”8” ulang”3”,”4”.
              6. Sikap permulaan anjur kiri ke samping kiri kedua lengan rentangkan kesamping. Bilangan “1” ayun kedua lengan silang dimuka badan. Bilangan “2” ayun kembali. Bilangan “3” dan “4”, putar kedua lengan silang dimuka badan. Bilangan “5” ayun kedua lengan kesamping. Bilangan “6”ayun kembali bilangan “7” dan “8” putar kedua lengan keluar (ke samping). Ingat pindahkan berat badan. Irama 4/4 dan ¾.
              7. Sikap permulaan tegak langkah kaki kiri, kedua lengan dimuka dada. Bilangan “1” langkahkan kaki kiri silang ke kanan kedua lengan terlentang pandangan ke tangan kiri. Bilangan “2” kembali kesikap semula. Bilangan “3” langkahkan kaki kanan. Bilangan “4” kembali kesikap semula. Ingat: langkahkan kaki dengan dengan ujung kaki dulu dan mengeper. Irama 4/4. Dapat juga 2/4.
              8. Sikap permulaan tegak langkah kaki kiri, kedua lengan disamping badan. Bilangan “1” langkahkan kaki kiri ke depan, ayun kedua lengan lurus ke atas. Bilangan “2” pindahkan berat badan ke belakang, sambil membungkukkan badan ke muka, ujung tangan ke ujung kaki, pandangan keperut. Bilangan “3” tegak kembali. Bilangan “4” kaki kiri rapatkan dan kedua lengan bersikap kembali kesikap semula. Bilangan “5”,”6”,”7”,”8”, latihan yang sama ganti kaki. Ingat: waktu melangkah loncatan ke depan. Irama 4/4 atau 2/4 – 3/4.

              Gerakan Ayunan Tangan

              ayunan tangan

              1. Gerakan ayunan satu lengan ke depan dan ke belakang
              Cara melakukannya adalah sebagai berikut
              1. Sikap pemulaan: Berdiri tegak, kedua tangan di samping badan
              2. Hitungan 1: ayunkan tangan kanan ke depan dan tangan kiri ke belakang diikuti kedua lutut mengeper
              3. Hitungan 2: Tangan kanan diayunkan ke belakang dan tangan kiri ke depan diikuti kedua lutut mengeper
              4. Pandangan mata ke depan dan badan agak diputar ke samping.
              5. Lakukan latihan ini 1 x 8 hitungan dengan irama 4/4
              6. Sikap akhir: kembali ke sikap permulaan atau bisa ke sikap permulaan untuk gerakan selanjutnya.
              2. Gerakan ayunan dua lengan ke belakang dan ke depan
              Cara melakukannya :
              1. Sikap permulaan: berdiri tegak, melangkahkan kaki kiri kedua lengan lurus ke depan pandangan ke depan
              2. Hitungan 1: kedua lengan diayunkan ke belakang samping kiri diikuti kedua lutut mengeper
              3. Hitungan 2: Kedua lengan diayunkan kembali ke depandiikuti kedua lutut mengeper
              4. Hitungan 3: kedua lengan diayunkan ke belakang samping kanan diikuti kedua lutut mengeper
              5. Hitungan 4: Kedua lengan diayunkan kembali ke depan diikuti kedua lutut mengeper
              6. Pandangan selalu mengikuti ayunan lengan
              7. Lakukan latihan ini 1X8 hitungan dengan irama 4/4
              8. Hitungan ke 8: Kembali ke sikap permulaan atau siap untuk sikap gerakan selanjutnya
              3. Gerakan ayunan lengan silang dan rentang di muka badan
              Cara melakukannya :
              1. Sikap permulaan: berdiri tegak, langkahkan kaki kiri  kedua lengan direntangkan pandangan kedepan
              2. Hitungan 1: kedua lengan disilangkan di depan dada diikuti kedua lutut mengeper
              3. Hitungan 2: kedua lengan direntangkan setinggi bahu diikuti kedua lutut mengeper
              4. Pandangan ke arah kanan lalu bergantian ke kiri sesuai ayunan lengan
              5. Hitungan 3-8: mengulangi gerakan seperti hitungan 1-2.
              6. Sikap akhir kembali ke sikap permulaan atau bisa ke sikap permulaan untuk gerakan selanjutnya
              4. Gerakan ayunan dua lengan memutar ke kiri dan ke kanan
              Cara melakukannya:
              1. Sikap permulaan tegak, majukan kaki kiri, kedua lengan ke samping kanan.
              2. Hitungan 1 dan 2: putar kedua lengan di depan badan, diikuti kaki melangkah 2 langkah ke samping kiri.
              3. Pada hitungan 2 : kedua lengan di samping kiri,
              4. Hitungan 3 dan 4 : Putar kembali ke arah sebaliknya
              5. Lakukan latihan ini 1x 8 hitungan dengan irama 4/4
              6. Sikap akhir: Sikap akhir adalah sikap setelah melakukan semua gerakan, yaitu: Berdiri dengan sikap tegak rileks kedua tangan rapat si samping badan
              Melakukan rangkaian gerakan secara keseluruhan.
              Melakukan rangkaian gerakan ayunan lengan, siswa melakukan rangkaian gerakan ayunan lengan secara keseluruhan dari berbagai macam gerakan ayunan yang sudah dipelajari di atas. Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
              1. Gerakan ayunan satu lengan ke depan dan ke belakang
              2. Gerakan ayunan dua lengan ke belakang dan ke depan
              3. Gerakan ayunan lengan silang dan rentang di muka badan
              4. Gerakan ayunan dua lengan memutar ke kiri dan ke kanan
              Pada saat melakukan gerakan senam ritmik kadang kala terjadi kesalahan. Misalnya kesalahan gerakan yang tidak sesuai dengan irama. Oleh karena itu, perlu perbaikan agar tidak terjadi kesalahan lagi. Caranya dengan menunjuk salah satu orang yang hafal gerakannya menjadi seorang pemimpin. Sebelum menggunakan musik, pemimpin akan memberikan contoh gerakan yang benar. Apabila semua gerakan sudah dikuasai, baru dicoba dengan iringan musik. Pada akhirnya gerakan peserta akan padu dengan musik sehingga akan terlihat harmonis.
              Sumber:http://ibugurumaya.blogspot.co.id/2016/05/mengenal-aktivitas-gerak-berirama.html